ZOAHARIAN.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami perubahan pada perdagangan Jumat, 14 Agustus 2026. Harga emas Antam ukuran 1 gram tercatat turun cukup signifikan, dari Rp2.700.000 menjadi Rp2.664.000.
Penurunan harga tersebut membuat emas Antam ukuran 1 gram terkoreksi Rp36.000 dalam satu hari. Meski turun, harga emas masih berada di level Rp2 jutaan per gram, menunjukkan bahwa logam mulia tetap berada pada posisi harga yang relatif tinggi.
Berdasarkan data harga emas batangan yang dirilis melalui situs Logam Mulia, penurunan juga terjadi pada berbagai ukuran lainnya.
Untuk emas Antam ukuran 0,5 gram, harganya turun dari Rp1.400.000 menjadi Rp1.382.000. Sementara emas ukuran 2 gram turun dari Rp5.340.000 menjadi Rp5.268.000.
Kemudian, harga emas ukuran 3 gram kini berada di level Rp7.877.000, turun dari sebelumnya Rp7.985.000.
Penurunan juga terjadi pada emas ukuran 5 gram. Harga sebelumnya Rp13.275.000, kini menjadi Rp13.095.000.
Untuk emas ukuran 10 gram, harga turun dari Rp26.495.000 menjadi Rp26.135.000. Sedangkan emas ukuran 25 gram kini dibanderol Rp65.212.000, turun dari harga sebelumnya Rp66.112.000.
Harga emas Antam ukuran 50 gram juga mengalami penurunan. Dari sebelumnya Rp132.145.000, kini menjadi Rp130.345.000.
Selanjutnya, emas ukuran 100 gram turun dari Rp264.212.000 menjadi Rp260.612.000. Untuk ukuran 250 gram, harga bergerak dari Rp660.265.000 menjadi Rp651.265.000.
Sementara itu, emas Antam ukuran 500 gram kini berada di harga Rp1.302.320.000, turun dari sebelumnya Rp1.320.320.000.
Untuk ukuran terbesar, yakni 1.000 gram atau 1 kilogram, harga emas Antam turun dari Rp2.640.600.000 menjadi Rp2.604.600.000.
Harga Emas Masih Berada di Level Tinggi
Koreksi harga pada perdagangan Jumat tidak serta-merta membuat emas kehilangan daya tarik. Dengan harga 1 gram yang masih berada di atas Rp2,6 juta, emas tetap menjadi salah satu instrumen yang banyak diperhatikan masyarakat, khususnya untuk investasi jangka panjang.
Pergerakan harga emas sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik dari dalam maupun luar negeri. Kondisi ekonomi global, kebijakan bank sentral, nilai tukar, inflasi hingga sentimen geopolitik dapat memberikan pengaruh terhadap harga logam mulia.
Ketidakpastian geopolitik juga menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan. Konflik dan ketegangan antarnegara, termasuk perkembangan hubungan Amerika Serikat, Israel dan Iran, berpotensi memengaruhi sentimen pasar terhadap aset-aset yang dianggap aman.
Emas selama ini kerap dipandang sebagai safe haven atau aset lindung nilai ketika kondisi perekonomian dan geopolitik global mengalami ketidakpastian. Kondisi tersebut membuat permintaan terhadap emas dapat meningkat ketika investor mencari instrumen yang dinilai mampu menjaga nilai kekayaan dalam jangka panjang.
Meski demikian, emas bukan berarti bebas dari risiko. Harganya tetap mengalami fluktuasi dan dapat naik maupun turun dalam waktu singkat.
Karena itu, bagi masyarakat yang rutin membeli atau menjual emas, memantau perkembangan harga setiap hari menjadi hal penting. Pergerakan harga dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan waktu transaksi.
Dengan harga emas Antam yang kembali mengalami koreksi pada Jumat, 14 Agustus 2026, investor kini dapat mencermati apakah penurunan tersebut hanya bersifat sementara atau menjadi bagian dari tren pergerakan harga berikutnya.
#HargaEmas #HargaEmasHariIni #EmasAntam #EmasAntamHariIni #LogamMulia #InvestasiEmas #HargaEmas14Agustus2026 #Investasi #Emas #Antam
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!
Tinggalkan Komentar