BREAKING Prabowo Resmikan Ekosistem Motor Listrik Nasional di Cikarang • Sering Dengar Tapi Nggak Paham? Ini Arti Bahasa Gaul Kekinian • Statistik Pertandingan Los Angeles Rams vs Carolina Panthers, di Wild Card Playoff NFL • Bali United Hadapi Dua Ujian Berat di Dewata Challenge Series 2026, Persib Jadi Tantangan Terakhir • Dari Hadiah Sang Ayah hingga Revolusi 3D, Begini Cara Tiga Pengusaha Indonesia Memanfaatkan Ekosistem Apple BREAKING Prabowo Resmikan Ekosistem Motor Listrik Nasional di Cikarang • Sering Dengar Tapi Nggak Paham? Ini Arti Bahasa Gaul Kekinian • Statistik Pertandingan Los Angeles Rams vs Carolina Panthers, di Wild Card Playoff NFL • Bali United Hadapi Dua Ujian Berat di Dewata Challenge Series 2026, Persib Jadi Tantangan Terakhir • Dari Hadiah Sang Ayah hingga Revolusi 3D, Begini Cara Tiga Pengusaha Indonesia Memanfaatkan Ekosistem Apple
Kembali

Comeback Sang Juara! Argentina Bungkam Inggris 2-1 Lewat Drama Injury Time

Comeback Sang Juara! Argentina Bungkam Inggris 2-1 Lewat Drama Injury Time
ZOAHARIAN.COM - Timnas Argentina kembali membuktikan mengapa mereka layak disebut sebagai tim dengan mental juara. Sempat tertinggal lebih dulu dari Inggris, Lionel Messi dan kolega sukses membalikkan keadaan untuk menang dramatis 2-1 pada semifinal Piala Dunia FIFA 2026 di AT&T Stadium, Texas, Kamis (16/7/2026) dini hari WIB.

Kemenangan yang diraih lewat dua gol di penghujung pertandingan itu mengantarkan La Albiceleste ke final Piala Dunia 2026. Di laga perebutan gelar nanti, Argentina akan berhadapan dengan Spanyol yang sehari sebelumnya menyingkirkan Prancis dengan skor 2-0.

Pertandingan langsung berlangsung dengan tensi tinggi sejak menit awal. Dua raksasa sepak bola dunia tampil agresif, tetapi sama-sama berhati-hati agar tidak melakukan kesalahan fatal.

Inggris beberapa kali mengancam lebih dulu. Peluang emas hadir pada menit ke-19 ketika serangan cepat mereka hampir membuahkan gol. Beruntung bagi Argentina, sang penjaga gawang tampil luar biasa dengan melakukan penyelamatan krusial yang menjaga skor tetap imbang.

Argentina merespons lewat penguasaan bola yang lebih dominan. Kombinasi umpan-umpan pendek khas Amerika Selatan membuat Inggris dipaksa bertahan lebih dalam. Meski begitu, disiplin lini belakang The Three Lions membuat setiap peluang Argentina selalu kandas sebelum mencapai gawang.

Laga juga diwarnai duel fisik yang sengit. Anderson harus menerima kartu kuning usai menghentikan pergerakan Lionel Messi, sementara Lisandro Martínez ikut diganjar kartu setelah melakukan pelanggaran keras. Hingga babak pertama usai, kedua tim masih gagal memecah kebuntuan dan skor tetap 0-0.

Selepas jeda, pertandingan berubah semakin terbuka. Inggris berhasil mencuri keunggulan pada menit ke-54 melalui Gordon. Berawal dari skema serangan balik cepat, Gordon sukses melepaskan penyelesaian akhir yang tak mampu dibendung kiper Argentina.

Gol tersebut membuat Inggris berada di atas angin. Sebaliknya, Argentina berada dalam tekanan karena harus mengejar ketertinggalan demi menjaga asa lolos ke final.

Lionel Scaloni langsung merespons dengan melakukan sejumlah pergantian pemain. Pergantian itu membuat permainan Argentina jauh lebih hidup. Serangan demi serangan terus mengalir ke pertahanan Inggris yang mulai kehilangan organisasi permainan.

Meski terus ditekan, Inggris masih mampu bertahan berkat penampilan gemilang lini belakang dan penyelamatan penting dari sang penjaga gawang. Waktu terus berjalan, sementara peluang Argentina berkali-kali gagal berbuah gol.

Namun, mental juara Argentina berbicara di saat-saat paling menentukan.

Memasuki menit ke-85, Enzo Fernández menjadi sosok pembeda. Gelandang energik itu melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang meluncur deras ke dalam gawang Inggris. Gol spektakuler tersebut membuat skor berubah menjadi 1-1 sekaligus menghidupkan kembali harapan Argentina.

Gol penyeimbang itu menjadi titik balik pertandingan. Argentina tampil semakin percaya diri, sedangkan Inggris mulai kehilangan ketenangan menghadapi tekanan tanpa henti.

Ketika laga tampak akan berlanjut ke babak tambahan waktu, Argentina memberikan pukulan telak.

Pada menit ke-90+2, sebuah umpan silang akurat disambut sundulan Martínez yang menghujam gawang Inggris. Stadion langsung bergemuruh. Para pemain Argentina berhamburan merayakan gol yang memastikan comeback luar biasa sekaligus mengunci kemenangan 2-1.

Inggris berusaha membalas di sisa waktu yang ada. Bahkan, penjaga gawang mereka ikut maju membantu serangan pada menit-menit akhir. Namun, pertahanan Argentina tetap kokoh hingga wasit meniup peluit panjang.

Kemenangan dramatis ini menjadi bukti karakter kuat La Albiceleste sepanjang turnamen. Di bawah tekanan, mereka mampu bangkit dan menyelesaikan pertandingan dengan cara yang luar biasa

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tinggalkan Komentar

Tautan disalin ke clipboard!